photo lomba3_zpsqidanlqe.jpg

Lomba Gembira

Lomba Gembira merupakan lomba yang digunakan untuk hiburan warga.

 photo bersih desa_zpsqvosznab.jpg

Bersih Desa

Bersih Desa merupakan kegiatan untuk membersihkan desa mulai dari membersihkan rumput, lapangan, dan selokan.

 photo senam 2 main voly_zpsskzhw4yb.jpg

Volly ball

bermain volly ball bersama warga desa Telagabiru

Tuesday, August 9, 2016

KKN 15timewa

KKN 15timewa

KKN 15 bermain Volly bersama warga



Makan rujak bersama Karang Taruna



Bakar-bakar bersama Warga



Degan bersama

Sejarah Desa Telagabiru

Sejarah Desa Telagabiru

Sekitar tahun 1912 terdapat Telaga yang airnya berwarna biru (maksudnya berwarna hijau, namun karena orang madura menyebut warna hijau adalah warna biru), maka dari itu orang sekitar menyebutnya dengan nama Telaga Biru. Luasnya sekitar 62 m dan memiliki kedalaman air sekitar 17 m. sekitar tahun 1942 saat jepang masuk ke Indonesia, air yang ada di Telaga menjadi semakin surut / dangkal hingga mencapai 1 m.

Setelah Indonesia merdeka, air yang di Telaga menjadi semakin surut sampai tidak ada air sama sekali dan menjadi tanah lapang. Anehnya terdapat sumur yang tiba-tiba terbentuk dengan sendirinya tanpa ada turut campur tangan orang. Sumur itu biasa di sebut sumur tantoh, yaitu sumur yang tidak di bangun oleh tangan manusia, melainkan terbentuk secara alami.

Sunday, August 7, 2016

Jumat Mengaji

Jumat Mengaji

Kegiatan ini merupakan kajian rutin setiap malam jumat, dengan harapan teman-teman KKN kelompok 15 bisa mendapat banyak ilmu tentang agama, dan bisa menerapkannya dalam kehidupan  bermasyarakat. Pada minggu pertama dan kedua, jumat mengeaji ini dilakukan di balai dan saudara Nanang sebagai pengisi Materi. Sedangkan untuk minggu ketiga dan seterusnya, Jumat mengaji ini diisi dengan keikutsertaan dari teman-teman KKN dalam kegiatan rutin yang diadakan oleh ibu-ibu Muslimat Telaga Biru.

Selain kita bisa memperdalam ilmu agama, kita juga bisa lebih membaur dengan masyarakat sekitar. Terutama untuk kaum wanita. untuk kaum pria, hampir Selama 2 minggu tidak hanya malam jumat saja, namun setiap hari mereka mengikuti acara tahlil bersama dengan warga, dikarenakan ada 3 warga yang meninggal dunia dalam jangka waktu seminggu. Jadi, setiap habis sholat maghrib, mereka mengikuti acara tahlil bersama ke rumah warga. Sehabis sholat isya pada malam jumat, ada acar di masjid berupa kegiatan diba’.

Mengajar di sekolah

Mengajar di sekolah

Proses mengajardi sekolah merupakan salah satu program pendukung yang unggul dari sekian banyak program pendukung yang ada. Pada proses mengajar di sekolah ini, teman-teman KKN kelompok 15 mengajar di 5 instansi, yakni SDN Telaga Biru 1, SDN Telaga Biru 2, TK Dharma Wanita, TK Telaga Biru 1, serta MI Hidayatul ‘Ulum.

Di SDN Telaga Biru 1, teman-teman KKN kelompok 15 hanya mengajar di kelas 4 dan kelas 5 saja, karena harus membagi waktu dengan sekolah-sekolah yang lain. Adapun untuk kelas 4, metode pembelajaran yang dipakai adalah metode tematik, sedangkan pada kelas 5 masih menggunakan metode KTSP. Sedangkan di SDN Telaga Biru 2, teman-teman KKN kelompok 15 hanya mengajar kegiatan ekstra-kurikuler saja yang berupa grak-jalan dan pramuka karena hal tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan pihak sekolah.

 Pada TK Dharma Wanita, mengajar TK kelas 0 Kecil dan 0 Besar, karena memang hanya terdapat 2 kelas disitu. Begitu juga dengan di TK Telaga Biru 1, hanya ada 2 kelas yakni kelas TK-A dan TK-B. akan tetapi TK Telaga Biru 1 memiliki jumlah siswa yang lebih banyak kapasitasnya dalam setiap kelasnya daripada TK Dharma Wanita.

Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul ‘Ulum, bukalah sekolah yang biasanya setara dengan SD (sekolah dasar), akan tetapi MI disini merupakan sekolah TPQ (Taman Pendidikan Quran) yangmana waktu pelaksanaannya adalah siang sampai sore hari.

Inilah berbagai macam kegiatan di sekolah :

SDN Telagabiru 1

Pada kelas 5 ini terdapat 52 siswa-siswi. Kurang kondusif memang jika kita memakai acuan peraturan pendidikan yang benar, karena terlalu banyaknya siswa dalam 1 kelas.





Pada kelas 4 ini, jumlah siswa-siswinya mencapai kisaran 50 an juga.




Ada satu lagi nih dokumentasi saat mereka sedang latihan gerak jalan…

Banyak celetukan, bahwa karakter dari orang pesisir adalah mempunyai watak yang keras. Hal ini terlihat saat mereka latihan grak jalan yang sedikit susah untuk diatur. Namun hal tersebut tidak menjadikan teman-teman KKN ngeluh saat melatih grak jalan, karena ulah dari anak-anak itu bukanlah suatu masalah namun keunikan individu dari anak-anak itu sendiri.



TK Telagabiru 1

Proses mengajar di TK memang menyenangkan, anak-anak kecil sangat menyukai yang namanya menyanyi dan menggambar. 




SDN Telagabiru 2

Di kelas ini, mereka sangat disiplin dan mematuhi perintah dari guru-gurunya. Dengan jumlah murid yang tidak terlalu banyak, kelas ini sangat kondusif selama proses belajar mengajar





Teman-teman KKN seringkali memberikan permainan terhadap adik-adik yang mengikuri pramuka.







TK Telagabiru 2 atau Dharma wanita

Di TK ini, teman-teman KKN hanya mendampingi dan membantu guru untuk mengkondisikan kelas.

Senam Sehat

Senam Sehat

Kegiatan senam pagi yang dilakukan setiap hari minggu pagi ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Senam yang dipimpin oleh teman-teman KKN sendiri yakni Beny, Zakiyyah, dan Fitri, serta salah satu instruktur senam dari guru SDN Telaga Biru 1 yakni bu Amelia. Adapun senam yang digunakan untuk senam juga beragam, mulai dari senam Indonesia Sehat hingga Senam Zumba. Senam yang berlansung dari pukul 06.00 hingga pukul 08.00 ini cukup menarik perhatian warga, hal ini dapat dilihat dari antusias warga saat mengikuti senam sehat yang dilaksanakan di hari minggu pagi.


Dampak positif yang dapat diambil dari adanya senam sehat selain mampu menyehatkan badan adalah mampu mengenal macam-macam senam mulai senam aerobic sampai senam Zumba, efek dari setiap gerakan-gerakan senam yang dilakukan dan lain-lain, karena sebelum memulai senam, instruksur senam menjelaskan menjelaskan kegunaan atau manfaat dari senam yang akan dilakukan.

Saturday, August 6, 2016

Lomba Gembira

Lomba Gembira

Lomba Gembira merupakan salah satu Proker pendukung yang di gunakan sebagai hiburan bagi masyarakat desa telagabiru. Terdapat 5 lomba yang di adakan yaitu lomba makan krupuk, lomba memasukkan paku dalam botol, Tarik tambang, balap karung, dan sepeda motor lambat. Setiap lomba memiliki kategori tersendiri mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa.




Ini berbagai macam lomba yang di lakukan :

Lomba Makan Krupuk

Lomba makan krupuk ini merupakan lomba yang memang di khususkan untuk anak-anak. Lomba ini diikuti oleh anak-anak SD di Telaga Biru, Baik SDN Telaga Biru 1 maupun SDN Telaga Biru 2 dari kelas 1 hingga kelas 6. Pada lomba memakan krupuk ini dilaksanakan pada hari pertama perlombaan, yakni hari senin. Sebagai acara pembuka dalam kegiatan pecan lomba ceria, acara yang dilakukan oleh teman-teman KKN 15 ini cukup menarik perhatian warga, sehingga acaranya ramai.


Lomba Memasukkan Paku dalam Botol

Pada lomba ini dilaksanakan pada hari kedua, yakni hari selasa. Lomba memasukkan paku ke dalam botol juga termasuk kategori anak-anak, dimana anak-anak adu kecepatan dalam memasukkan pakunya ke dalam botol yang sudah di sediakan panitia. Dalam lomba ini terdapat 2 pemenang yaitu juara 1 dan juara 2.




Lomba Tarik Tambang

Lomba Tarik tambang di laksanakan pada hari rabu tanggal 03 Agustus 2016. Lomba ini di buka untuk umum yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa bebas untuk mengikuti perlombaan ini. Setiap tim beranggotakan 5 orang. Peraturan dalam lomba ini sangat sederhana yaitu tim yang bisa membawa tim lawan sampai melewati garis pembatas maka dia pemenangnya. Ada 2 pemenang, yaitu kategori anak-anak dan dewasa. Anak-anak sangat antusias untuk mengikuti perlombaan ini.


Lomba Balap Karung

Lomba ini ada 2 kategori yaitu anak-anak dan remaja. Pada lomba ini dilaksanakan pada hari keempat pada pekan lomba gembira. Aturan main dalam lomba balap karung ini sangatlah mudah, peserta lari dari garis start hingga garis finish menggunakan karungSiapa yang sampai pada garis finish terlebih dahulu, dialah pemenangnya. Terdapat 2 pemenang dari setiap kategori-kategori yang ada.



Lomba Sepeda Motor Lambat

Pernah denger yang namanya sepeda lambat?? Pasti yang ada di benak kalian adalah lomba sepeda lambat dengan menggunakan sepeda onthel. Tapi kalau memakai sepeda motor?? Pasti masih asing di telinga kalian. Nah, disini kami mengadakan lomba sepeda motor lambat, yangmana diikuti oleh remaja dan orang dewasa masyarakat Telaga Biru serta teman teman dari KKN 15 sendiri. Pada lomba sepeda motor lambat ini dilaksanakan pada hari kelima, sebagai acara penutup pecan lomba gembira.


Adapun pembagian hadiah terhadap pemenang dari masing-lomba dan kategori adalah pada acara malam puncak, malam inagurasi yang dilaksanakan pada tanggal 07 agustus 2016 yang bertepatan pada hari minggu malam.

Pembuatan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Pembuatan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Membuang sampah sembarangan merupakan salah satu penyakit yang ada di Indonesia, bahkan bisa dibilang hal itu sudah merupakan kebiasaan yang susah dihilangkan. Ketika sudah ada tempat yang memang di khususkan untuk pembuangan sampah, tapi setelah tempat pembuangan tersebut sudah penuh dengan sampah dan tidak ada yang membakar atau pun yang mengelolah mungkin bisa di bayangkan apa yang terjadi selanjutnya...????

Kasus ini terjadi di desaTelaga Biru kec. Tanjungbumi. Dimana terdapat lubang besar yang berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah, namun tidak ada yang mengolahnya setalah itu. Sehingga ketika lubang penampung sampah tersebut sudah penuh, menjadikan sampah-sampah menjadi berserakan ke sekitar laut.

Pada kesempatan ini kelompok KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura mempunyai inisiatif untuk membuat fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai salah satu program kerja utama yang di lakukan pada hari minggu tanggal 31 juli 2016.


Selama persiapan untuk pembuatan TPA, kami sempat bingung hendak memulai dari mana untuk memulai membersihkan sampah-sampah di sekitar laut dan lokasi buat TPA, karena saking banyaknya sampah yang berserakan dan bahkan sudah menyatu dengan pasir sehingga bakal susah banget buat membersihkannya jika tidak menggunakan alat/mesin. Akan tetapi hal tersebut bisa teratasi berkat kekompakan kerja antar teman-teman K KN dengan warga setempat. mulai dari proses pembakaran sampah, pencarian perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat TPA hingga proses pembuatannya.